The 1st OSM Training of Trainers in the Philippines

Humanitarian OpenStreetMap Team (HOT) dengan OpenStreetMap-ID mendapatkan kesempatan untuk membantu Training of Trainers OpenStreetMap (ToT OSM) pertama di Filipina, yang dilaksanakan oleh OSM Philippine, Environmental Science for Social Change (ESSC), dan didukung oleh World Bank, dan Department of Interior and Local Government (DILG).  Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk mencetak trainer-trainer OSM yang baru sehingga masyarakat dan komunitas dapat membuat training mereka sendiri dengan kemampuan, pengetahuan, dan sikap yang dibutuhkan sebagai seorang trainer.

Pada saat sebelum pelatihan (30 Mei – 1 Juni 2014), Emir dan Adityo datang ke Manila untuk memodifikasi dokumen LearnOSM dan membuat kerangka acuan untuk ToT. Mereka bertemu dengan Maning dan Dianne dari ESSC, Erwin dan Julius dari OSM-Ph. Mereka menghabiskan waktu 3 hari untuk me-restrukturisasi ulang LearnOSM dan membentuk kerangkan untuk ToT. Seminggu kemudian, Emir datang kembali untuk membantu ToT.

10360416_10152479516531101_7083862202147387748_n

OSM-Id dan OSM-Ph

ToT-nya sendiri berlangsung dari tanggal 10-13 Juni 2014. Terdapat 15 peserta dari kalangan pemerintah, non-pemerintah, dan juga pihak-pihak tertarik lainnya. Kebanyakan mereka dapat menangkap materi dengan mudah. Proses training sendiri berjalan sebagai berikut berdasarkan kerangka:

Hari 1: Memahami OpenStreetMap

Hari 2: Pengumpulan Data Spasial

Hari 3: Memproses Data di OpenStreetMap

Hari 4: Training of Trainers

collage

Di akhir hari ke-3, pelaksana juga mengadakan makan malam di Wooden Spoon. Kebanyakan makanan di restoran ini adalah makanan lokal khas Filipina. Mereka juga berkesempatan untuk bertemu anggota-anggota OSM Filipina lainnya (yang tidak bisa hadir untuk training).

10388137_10152479519476101_2246209428955324274_n

Untuk hari pertama hingga hari ketiga, kebanyakan materi bersifat teknis. Namun di hari keempat, fasilitator yang bernama Ria mengajarkan pembelajaran orang dewasa, atau bagaimana mengajarkan atau memfasilitasi orang dewasa. Ini cukup penting, karena kebanyakan peserta training OSM biasanya lebih tua dari fasilitatornya. Dan cara belajar orang dewasa juga berbeda dibandingkan dengan anak-anak.

collage1

Proses ToT cukup sukses karena peserta sangat tertarik menggunakan atau mengajarkan OSM di komunitasnya masing-masing. HOT dan OSM-ID senang sekali dapat membantu OSM Filipina, dan semoga kita dapat kembali berkolaborasi di waktu yang akan datang 🙂

Semua modul, materi, dan perlengkapan training sudah terbuka dan dapat diakses di sini: https://drive.google.com/?tab=mo&authuser=0#folders/0B-2WZQ1DwK_xamhGbjdWSGJMdms

1 Comment

  1. maning berkata:

    Thanks to Emir and Adityo for helping us run this event! We hope to encourage more people in the PH to become OSM trainors and advocates. Your assistance is very much appreciated.