QGIS dan InaSAFE untuk Universitas Pembangunan Nasional, Yogyakarta

HOT Indonesia kembali hadir di Kota Yogyakarta, tepatnya di Universitas Pembangunan Nasional (UPN)”Veteran”. Pada kesempataan ini, kita ada kegiatan pelatihan QGIS and InaSAFE yang merupakan rangkaian kegiatan OpenStreetMap Universty Roadshow dan kegiatan kedua setelah Pelatihan OpenStreetMap pada tanggal 26 – 28 Januari 2016 di tempat yang sama. Maksud dari pelatihan ini untuk mengajarkan pemanfaatan QGIS dalam konteks Informasi Geospasial serta InaSAFE dalam konteks manajemen penanggulangan bencana kepada teman-teman mahasiswa atau bahasa lebih kerennya pihak akademisi di Yogyakarta.

Muaranya adalah membentuk komunitas lokal OpenStreetMap, QGIS dan InaSAFE di sekitar Yogyakarta khususnya yang berasal dari pihak akademisi untuk dapat membantu kegiatan penanggulangan bencana dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di daerah mereka masing-masing sebagai data collector ataupun data analyst.

Diselenggarakan di UPN bukan berarti pesertanya berasal dari situ saja. Sesuai dengan tujuan membentuk komunitas di Yogyakarta maka peserta kegiatan pelatihan kali ini pun berasal dari tidak dari UPN maupun teknik geologi saja. Menurut catatan daftar hadir, peserta kegiatan pelatihan berasal dari beberapa jurusan dan universitas. Peserta berjumlah 12 orang dimana terdiri dari 8 Mahasiswa dan 4 Dosen. Dari 8 mahasiswa yang ikut pelatihan 6 mahasiswa Teknik Geologi dan 2 mahasiswa Teknik Lingkungan UPN. Untuk dosen terdiri dari 1 dosen dari Teknik  Geologi UPN dan 3 dosen dari Fakultas Geografi UGM. Beragam bukan peserta kita kali ini?? 😀

Materi pelatihan yang diajarkan pada pelatihan kali ini merupakan materi pengenalan tentang Konsep QGIS dan InaSAFE dalam konteks informasi geospasial dan manajemen kebencanaan.  Rincian materi yang diberikan pada pelatihan terdiri dari :

  1. Konsep QGIS dan InaSAFE dalam Manajemen Kebencanaan
  2. Dasar-Dasar QGIS
  3. Mengolah Data Vektor
  4. Mengolah Data Raster
  5. Simbologi dan Labelling
  6. Pengenalan dan Praktik InaSAFE
  7. Analisis Data Vektor
  8. Layout Peta
foto upn 1

Kegiatan Pelatihan QGIS dan InaSAFE di Universitas Pembangunan Nasional, Yogyakarta

Uniknya dalam pelatihan ini para peserta telah terbiasa dalam menggunakan SIG dalam kegiatan sehari-hari sehingga beberapa materi yang diajarkan sudah cukup dimengerti oleh para peserta. Walaupun begitu, hampir semua peserta jarang menggunakan QGIS untuk menggunakan data spasial mereka. Khusus untuk InaSAFE, alat ini merupakan hal baru buat mereka terutama dalam konteks manajemen kebencanaan sehingga mereka tertarik untuk mengetahui lebih jauh bagaimana menggunakan InaSAFE.

foto upn 2

Salah satu peserta memaparkan hasil Praktik InaSAFE

Secara umum pelaksanaan kegiatan pelatihan berjalan dengan baik. Para peserta terlihat cukup serius dalam mengikuti alur pelatihan yang diberikan.  Apalagi di akhir kegiatan pelatihan beberapa peserta diberikan hadiah unik atas pencapaian mereka pada pelatihan ini. Makin semangat pastinya! Harapannya agar pelatihan ini bisa terus berlanjut hingga tahap akhir dan seluruh peserta tetap mengikuti semua kegiatan.

Harry Mahardhika
Harry Mahardhika
Anggota Humanitarian OpenStreetMap Team Indonesia. Geografi Universitas Indonesia angkatan 2009.

Comments are closed.