Pelatihan OpenStreetMap Tingkat Dasar Kepada Organisasi Masyarakat

spanduk

Humanitarian OpenStreetMap Team (HOT) Indonesia mendapatkan kesempatan untuk kembali memberikan pelatihan OpenStreetMap. Pada kesempatan ini HOT bekerjasama dengan United Nation Office for the Coordination Human Affairs (UNOCHA) untuk menyelenggarakan Pelatihan OpenStreetMap Tingkat Dasar Kepada Organisasi Masyarakat. Berbagai macam organisasi masyarakat diundang sebagai peserta dalam pelatihan ini seperti American Red Cross, Oxfam, USAID, Qatar Charity for IndonesiaDompet Dhuafa, Indonesia Compact Global Network, Persatuan Penyandang Disabilitas Sleman, Wanadri, dll.

Peserta tampak serius dalam mengikuti pelatihan

Peserta tampak serius dalam mengikuti pelatihan

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dasar tentang manfaat penggunaan OpenStreetMap dalam pengumpulan data spasial yang berkaitan dengan pekerjaan mereka. Pelatihan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 3 Desember 2013 di Kantor UNOCHA. Sesuai dengan tujuan pelatihannya memberikan pengetahuan dasar kepada peserta maka materi yang disampaikan pada pelatihan ini adalah :

  • Konsep Digitalisasi Peta

Pelatihan dimulai oleh pengenalan konsep peta digital kepada para peserta. Para peserta datang dari berbagai macam organisasi sehingga tidak semua peserta sudah mengetahui apa itu peta digital. Tujuannya agar mereka bisa memahami apa itu peta digital sehingga untuk pengenalan OpenStreetMap mereka sudah mendapatkan sedikit ‘gambaran’ apa itu OpenStreetMap.

  • Pendahuluan OpenStreetMap

Setelah peserta sudah diberikan konsep apa itu peta digital selanjutnya adalah pendahuluan OpenStreetMap. Peserta dijelaskan apa itu OpenStreetMap, apa saja manfaat dari OpenStreetMap dan bagaimana mereka bisa berkontribusi melalui OpenStreetMap. Selain itu ada demonstrasi singkat tentang bagaimana mengedit OpenStreetMap di website OpenStreetMap menggunakan iD Editor. Ini adalah pertama kalinya HOT Indonesia mengajarkan menggunakan iD Editor untuk mengedit di website OpenStreetMap sebelumnya HOT Indonesia mengajarkan peserta dengan menggunakan Potlatch2. Secara umum penggunaan iD Editor dan Potlach2 tidak terlalu berbeda akan tetapi tampilan di iD Editor lebih ‘fleksibel’ dan lebih ‘friendly’ sehingga lebih mudah bagi para pengguna baru untuk menggunakannya.

  • GPS dan Field Papers

Materi selanjutnya adalah materi tentang pengenalan GPS dan Field Papers. Materi ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada para peserta tentang alat yang biasanya digunakan untuk mengumpulkan data-data ketika kita melakukan survei lapang. Selain mengedit melalui OpenStreetMap para peserta juga diajarkan bagaimana untuk mengambil data langsung di lapangan. Hal ini penting dilakukan karena selain memetakan suatu wilayah dengan melihat citra satelit kita juga perlu langsung ‘terjun’ ke lapangan untuk melihat kondisi sebenarnya dan sekaligus melakukan validasi lapangan.

  • Data Input (iD Editor dan JOSM)

Setelah mengetahui menggunakan GPS dan Field Papers selanjutnya peserta diajarkan untuk memasukkan data-data tersebut ke dalam OpenStreetMap menggunakan iD editor dan Java OpenStreetMap (JOSM) . Perbedaan iD Editor dan JOSM adalah iD Editor merupakan alat untuk mengedit atau menambahkan data ke dalam OpenStreetMap secara online via website OpenStreetMap sedangkan JOSM merupakan aplikasi desktop yang bisa di unduh di sini kemudian di install di komputer/laptop.

  • Tasking Manager

Setelah peserta sudah diajarkan dari pengumpulan hingga memasukkan data di OpenStreetMap selanjutnya adalah mengajarkan mereka bagaimana bekerja secara tim ataupun berkelompok untuk memetakan suatu wilayah di dalam OpenStreetMap. Tasking Manager merupakan fasililitas yang diberikan oleh HOT agar para peserta bisa memetakan suatu wilayah secara bersama-sama tanpa ada dua orang mengerjakan di area yang sama pada saat bersamaan.

  • Hot-Export

Ini merupakan materi tambahan dari HOT dikarenakan antusiasme peserta yang sangat tinggi untuk mengetahui tentang OpenStreetMap dan penggunaan lebih lanjutnya maka materi HOT-Export disampaikan. Hot-Export adalah suatu website yang dikembangkan oleh HOT dimana para pengguna dapat mengubah format data yang mereka input di OpenStreetMap menjadi format lain seperti shapefile, kmz, sqlite, GPX, postGIS, dll.

Para Trainer HOT tampak serius dan bersemangan dalam memberikan materi

Para Trainer HOT tampak serius dan bersemangat dalam memberikan materi

Foto Bersama Trainer HOT dan Para Peserta Pelatihan

Foto Bersama Trainer HOT dan Para Peserta Pelatihan

Berikut adalah website dari materi-materi yang disampaikan :

Selain itu jika kalian ingin mengetahui lebih lanjut tentang materi Pelatihan OSM Tingkat Dasar Kepada Organisasi Masyarakat, modul pelatihan ini dapat diunduh di sini dan presentasi materi pelatihan dapat diunduh di sini

Harry Mahardhika
Harry Mahardhika
Anggota Humanitarian OpenStreetMap Team Indonesia. Geografi Universitas Indonesia angkatan 2009.

1 Comment

  1. […] Pelatihan OpenStreetMap Tingkat Dasar Kepada Organisasi Masyarakat Pelatihan OSM di Kupang, Nusa Tenggara Timur […]