Terbukti

Laporan Pembentukan Tim Penyusun RPDAS Dagesime

09:15 Mar 30 2017 Maumere, Nusa Tenggara Timur, Indonesia

Gambaran
I.Waktu dan tempat pelaksanaan :

Hari/ tanggal : Kamis, 30 Maret 2017
Tempat : Aula Bapelitbang Kab Sikka

II.Peserta :

a.Bapelitbang :8 orang
b.Dinas Kelautan:1 orang
c.Dinas Ketahanan Pangan:1 orang
d.Dinas LingkunganHidup:1 orang
e.Litbang Pertanian :1 orang
f.Kecamatan Magepanda :2 orang
g.Staf Caritas :2 orang
h.Staf KARINA :1 orang
i.Pemerhati lingkungan :1 orang

III.Pemateri dan fasilitator :

1.Kepala Bapelitbang Kab Sikka
2.Yuven Wangge (CKM – Koordinator Program)

IV.Hasil

1.Pengantar (Kepala Bapelitbang)

Kepala Bapelitbang menyampaikan terima kasih kepada segenap peserta yang hadir serta ucapan terima kasih khusus kepada CKM sebagai stakeholder utama dalam kegiatan pembentukan tim penyusun Selanjutnya kepala Bapelitbang menyampaikan bahwa tim yang akan dibentuk adalah tim terpadu sehingga terbagi peran masing-masing dengan arah yang sama yakni DAS Dagesime Pemerintah member apresiasi kepada Kesukupana yang telah mendukung kegiatan DAS sehingga pada awal sesi diharapkan Caritas dapat memberikan gambaran singkat perkembangan di DAS Dagesime

2.Penyampaian Materi

Gambaran Umum tentang Pengelolaan DAS oleh Pak Yuven Wangge – Koordinator Program Min Flores (Materi terlampir)

3. Diskusi
a.Pak Martin Sumiadi: Kegiatan ini tentu padat waktu dan padat biaya untuk hasilkan dokumen yang bersifat regulasi Namun perlu diperhatikan agar perilaku masyarakat juga dapat dirubah Di Nangagete yang sulit adalah masyarakat yang tidak jalan Sehingga target saya adalah yang perlu dirubah adalah perilaku masyarakat karena mereka yang dekat dengan linkungan tersebut

Tanggapan Kepala Bapelitbang: Apakah ada pengalaman senada atau tidak supaya ada rencana operasioanal yang lebih mengarah ke sini

Pak Yuven (CKM) memberikan info dokumen RPDAS yang akan dihasilkan ini dapat dipakai untuk 15 tahun dan mesti direview per 5 tahun Catatan dari Pak Martin disepakati dan akan menjadi bahan refleksi dalam proses di lapangan

b.Pak Martin Sumiadi: DAS mesti jadi kewajiban Kecamatan dengan memakai jalur pemerintah agar sejalan

Tanggapan Kepala Bapelitbang: Oleh karena itu kita bentuk tim dulu Tim perlu ada “tusi”-nya Metodenya jangan terlalu banyak arahan Fokus di struktur orang apa yang dia buat Ada tim pengarah ada tim teknis Mungkin pak Karno dapat memberi masukan tentang tim penyusun

Pak Ahmad Karno: Nangagete sudah ada RPDAS tahun 2016 Yang jadi rujukan itu LPTP di Riawajo Kalau melihat undangan ini ada harapan CKM mau melibatkan pemerintah Sebagai info di pemerintah telah ada tim DAS

Kepala Bapelitbang: Jika sepakat tim yang ada sekarang tinggal dimasukan saja ke dalam SK untuk kelola DAS Dagesime

Pak Martin: Pemerintah itu sampai mati sehingga mesti ada dalam SK

Kepala Bapelitbang: Stakeholder pemerintah masih sesuai dengan kita yang hadir tinggal ditambahkan saja Pemukiman dan Litbang Kita bentuk tim terpadu seperti itu Semua yang hadir jadi anggota tim operasional kepala-kepala tidak perlu kecuali Camat Kepala Bapedda tentunya masuk dalam tim Terkait biaya Bappedda akan menanggung honornya sedangkan hal-hal lain (rapat perjalanan transport) akan ditanggung Caritas

c.Pak Yuven: Ada beberapa agenda yang akan dilaksanakan Mungkin pada tahap awal bagaimana konkritkan format dokumen karena CKM sudah punya data

Kepala Bapelitbang: Kita sepakati dulu schedule kerja agar tahap selanjutnya ada dalam kalender kerja

d.Pak Martin: terkait personel dari Dinas/ Badan ada di SK tetapi orangya tidak ada Lingkaran perlu dijaga agar tetap terkontrol

Kepala Bapelitbang: Ini refleksi karena kita dapat hindari mutasi sifat SK tahunan sehingga seperti yang disampaikan pak Martin agak jarang terjadi kecuai kemarin karena tuntutan PP Agar jangan terjadi yang kerja orang lain dan yang terima orang lain maka dalam SK disebut nama bukan kepala Sekarang kita susun kalender kerja

Pak Martin : Mungkin lihat dengan waktu

Kepala Bapelitbang: Jika hanya susun karena dokumen mentahnya sudah ada maka tidak ada masalah waktu 2 bulan bisa selesai Bappeda longgar dari April – Mei

5.Penutup
Penutupan oleh Kepala Bapelitbang dengan menyampaikan beberapa hal antara lain: SK harus segera dibuat Surat untuk pertemuan selanjutnya harus disampaikan juga kepada kepala dinas agar tidak ada hambatan komunikasi Disampaikan pula adalah ini adaah kerja besar sehingga perlu kerjasaama baik dari tim Recana kerja harus dipegang oleh semua peserta.
Data Tambahan
Penanggung jawab kegiatan: Van Paji Pesa
Mitra: Bappelitbang Kabupaten Sikka
Donatur: Karina Yogya
Jumlah dana: Rp 46.500.000
Wilayah kerja: Kecamatan Magepanda (Desa Done, Desa Reroroja, Desa Magepanda, Desa Kolisia B) Kecamatan Mego (Desa Parabubu, Desa Gera, Desa Liakutu)
Durasi program: 22 Bulan (Maret 2016 - Desember 2017)
Total jumlah peserta: 18
Peserta laki-laki: 10
Peserta perempuan: 8
Jenis Penerima Manfaat: Langsung
Peserta: Pemerintah,NGO,Lainnya

Kepercayaan: UP DOWN 0
Tinggalkan Pesan
Nama:
Surel:
Komentar-komentar:
Kode Keamanan:
10 + 7 =

Laporan Tambahan

Kantor BAPPELITBANG Kab. Sikka

14:56 Apr 27, 2017

Jl. Mawar, Maumere, 0 Kms

SMA NEGERI 1 MAUMERE

14:29 Apr 27, 2017

Jl. Mawar Maumere, 0.07 Kms

Kantor BPBD Sikka

14:53 Apr 27, 2017

Jl. Mawar, Maumere, 0.08 Kms

Masjid Al-Muhajirin Perumnas Maumere

11:42 Apr 27, 2017

Perumnas Maumere, 0.12 Kms

Sanggar Kegiatan Belajar Sikka

14:51 Apr 27, 2017

Jl. Mawar, Maumere, 0.19 Kms