Cerita dari Mapathon Karangetang yang Sepi namun Menyenangkan # MapKarangetang

Gunung Karangetang terus menunjukkan aktivitas vulkanik. Oleh karena itu, Humanitarian OpenStreetMap Team-Indonesia (HOT-ID) mengajak Komunitas OpenStreetMap Indonesia untuk berkontribusi pada Mapathon yang ditujukan untuk menyelesaikan OSM Task wilayah Gunung Karangetang pada MeetUp bulanan edisi bulan Maret 2015.



g3034Para peserta Mapathon Karangetang, dari kiri ke kanan: Amri, Tim, Haikal, Sindhu, dan Wulan

Meskipun ada sembilan orang yang mendaftar pada halaman MeetUp, pada akhirnya hanya lima orang yang turut hadir dalam acara Mapathon ini. Dua orang berasal dari HOT-ID, sedangkan tiga lainnya berasal dari Komunitas OpenStreetMap Indonesia. Selain lima orang yang hadir di Kantor HOT-ID, ada tiga orang yang turut memetakan dari jauh. Sehingga, totalnya ada delapan orang yang turut memetakan pada Mapathon Karangetang ini.

Hasil dari Mapathon ini adalah selesainya 51 tiles dan tervalidasinya belasan tiles pada OSM Task Karangetang. Validasi dilakukan oleh Wulan Khairunisa (HOT-ID) seorang diri, sedangkan sisanya berkonsentrasi pada memetakan tiles yang belum selesai.

11043451_1447593972199320_8699759194411610349_o

Bersama-sama Memetakan Karangetang

Setelah Mapathon yang diselingi dengan makan siang bersama di taman terdekat, kami berdiskusi bersama mengenai kegiatan MeetUp bulanan Komunitas OpenStreetMap Indonesia. Ada beberapa ide yang muncul dari Amri, Haikal, dan Tim (Komunitas OpenStreetMap Indonesia). Dengan konsentrasi untuk menarik ketertarikan yang lebih besar akan OpenStreetMap, sintesis dari usulan mereka adalah untuk melakukan outreach terhadap orang-orang yang tergabung dalam komunitas lain yang relevan. Amri mengusulkan mengundang orang-orang dari komunitas jalan-jalan, dan Tim mengusulkan untuk memberikan pelatihan mengedit menggunakan OpenStreetMap kepada kalangan yang lebih luas.

Mari kita lihat, apa yang bisa kita lakukan pada MeetUp berikutnya. Mungkin HOT-ID bisa menawarkan pelatihan gratis FieldPapers, GPS, dan mengedit di OpenStreetMap. Bagaimana menurutmu?

Sindhunata
Sindhunata
Sindhunata is a Communication Specialist in the Humanitarian OpenStreetMap Team (HOT) Indonesia. He studied Anthropology in Universitas Indonesia.

Comments are closed.